Musyawarah desa (musdes) desa selur
Musyawarah Desa (Musdes) Desa Selur
Wajah Baru Desa Selur di Tahun 2024
Sesuai dengan pemberitahuan dari Pemerintah Kecamatan, bahwa musdes dan musren dilaksanakan mulai dengan tanggal 18 sampai tanggal 27 September 2018. Maka kemarin (27/9) Desa Selur mengadakan musyawarah desa (musdus) setelah hari senin dan selasa kemarin (24 & 25/9) melaksanakan musyawarah dusun (musdus). Musyawarah desa dimulai pukul 10.00 dan berakhir pada pukul 13.10, dan dihadiri oleh beberapa elemen masyarakat, diantaranya ; perangkat desa, pendamping dari pihak kecamatan, RT/RW, PKK, karang taruna dan juga tokoh masyarakat. Musyawarah yang dilakukan selama 3 jam itu termasuk musyawarah yang aktif karena seluruh elemen masyarakat terlibat aktif dalam forum.
Musyawarah itu dimulai dengan pembukaaan, dilanjutkan dengan sambutan kepala desa dan sambutan dari pihak kecamatan. Disini, Bambang Sucipto selaku tim pendamping dari pihak kecamatan memberikan sejumlah pemaparan mengenai RPJMDes dan juga RKPDes. “jangan sampai ada perencanaan yang tercecer” ujarnya. Sambutan selanjutnya dari Suparman, mantan babinsa Kecamatan Ngrayun di Selur. Setelah acara pembukaan selesai dilanjutkan dengan acara inti.
Acara inti dimulai dengan pemaparan ketua BPD mengenai dasar penyelenggaraan musyawarah desa, disini dia juga memaparkan visi misi kepala desa, salah satunya mengenai dana 15 juta/rt per tahun. Dana 15 juta/rt per tahun sebagai wujud pemerataan dan hal ini adalah hal yang baru bagi kita semua ujar Mulyono selaku pimpinan musdes. Dia juga mengatakan bahwa salah satu cara untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat yaitu dengan melakukan kegiatan sadap getah pinus dengan melakukan kerjasama dengan pihak-pihak terkait. Pemaparan dilanjutkan oleh Suprapto, selaku kepala desa. Dia mengatakan bahwa RPJMDes yang berada di berita acara setiap RT tidak serta merta dibiarkan. 10% dari dana desa dialokasikan ke bumdes. Kegiatan pemberdayaan dilewatkan bumdes, seperti pelatihan batik dsb. ujarnya. Dia berharap visi misi semakin membaik dengan evaluasi, merumuskan pembangunan desa Selur lebih maju. Acara dilanjutkan dengan tanya jawab.
Tambahan dari Soleh, selaku pendamping desa Selur mengatakan bahwa setiap acara harus ada dokumentasi. musdes desa Selur paling aktif dan komunikatif tambah bambang. Acara ditutup setelah sesi tanya jawab selesai.


0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda